Home Bisnis Jadi ‘Decacorn SuperApp’ Apakah Membuat GOJEK Semakin Menyejahterakan Driver Gojek?

Jadi ‘Decacorn SuperApp’ Apakah Membuat GOJEK Semakin Menyejahterakan Driver Gojek?

98
0

Berita12.com –  Saat ini Gojek sudah menjadi  ‘Decacorn SuperApp’ dan ini tentunya membanggakan Pemerintah Indonesia. Salah satu perusahaan transportasi digital yang sempat membuat heboh karena pendapatan para drivernya cukup besar saat awal-awal GOJEK dibuka.

Waktu itu gojek masih perusahaan kecil, namun sudah mampu membuat gebrakan yang brilian dan membuat banyak masyarakat yang berbondong-bondong mendaftar menjadi mitra gojek alias pengemudi gojek karena penghasilan yang cukup besar saat itu. Bahkan ada masyarakat yang rela melepas pekerjaan sebagai karyawan demi untuk mendapatkan penghasilan yang lebih besar dari Gojek.

Fasilitas bonus yang menggiurkan dari perusahaan gojek dan juga tips dari customer gojek membuat driver gojek menjadi nyaman bekerja dan mempunyai penghasilan yang lebih dari cukup untuk ukuran penghasilan karyawan di Indonesia.

Ada driver yang minimal menghasilkan 280 ribu hingga 300 ribu dengan estimasi driver berhasil menyelesaikan 20 poin target dari pihak Gojek. Namun waktu terus berjalan, hingga kini semakin banyak perusahaan dan penanam modal internasional yang tertarik serta menanam modal di GOJEK.

Kekinian, hampir 1-2 bulan ini, meskipun GOJEK sudah menjadi Decacorn, namun tidak demikian dengan para driver mereka. Dari pemantauan, penghasilan driver gojek semakin menurun, bahkan saat tulisan ini diupload, rata-rata penghasilan driver gojek (untuk kawasan jateng khusus nya semarang) adalah berkisar 180 – 250 ribu apabila berhasil menyelesaikan order 20 poin. Mirisnya, order yang semakin sepi, rata rata driver hanya mampu menyelesaikan 10 poin atau tarikan dalam satu hari.

Bahkan setelah GOJEK resmi jadi Decacorn, banyak kebijaksanaan yang sangat menyakitkan para drivernya, diantaranya adalah pencabutan subsidi penghasilan dari gojek, hingga penghasilan sekali tarik atau mengantar penumpang berjarak 3 km hanya seharga 4ribu rupiah. Yang menjadi ganjalan, apakah kesuksesan GOJEK menjadi Decacorn mampu semakin menyejahterakan Driver mereka? dan sampai saat ini, nampaknya hal tersebut masih jauh dari harapan. Apakah Kebanggaan pemerintah akan keberadaan DECACORN di Indonesia hanya kebanggaan Pemerintah saja? karena kenyataannya, driver gojek banyak yang malah mengeluh dengan kondisi dan kebijaksanaan GOJEK setelah menjadi DECACORN.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here