Home Home Penyisihan AFC U-23 : Menang 2-1 Atas Brunei, Timnas U-23 Tampil Lambat

Penyisihan AFC U-23 : Menang 2-1 Atas Brunei, Timnas U-23 Tampil Lambat

115
0

Berita12.com – Meski telah tersingkir dari perebutan tiket ke putaran final piala asia U23, namun timnas muda U23 tetap bermain serius menghadapi Brunei dalam lanjutan penyisihan Piala AFC u23. Pertandingan yang berjalan dalam tempo sedang bahkan cenderung melambat nampaknya dipengaruhi karena status kedua tim memang sudah tidak ada harapan untuk lolos dari fase grup.

Pertandingan babak pertama berlangsung cukup monoton, meskipun begitu beberapa kali timnas mampu membuat peluang yang seharusnya membuahkan gol. Dimana beberapa kali pemain depan Timnas U23 mampu merangsek dan berhadapan dengan kiper lawan, namun ternyata keberuntungan belum juga menghinggapi timnas U23. Gol baru tercipta pada menjelang akhir babak pertama, dimana Dimas Drajad berhasil melesakkan gol setelah menerima umpan dari Witan Sulaiman. Kala itu Witan sudah berhasil mengecoh kiper Brunei dan mengumpankan bola kepada Dimas Drajad. Dengan sedikit sentuhan Dimas Drajat berhasil membuat Indonesia unggul 1-0 pada babak pertama.

Babak kedua berlangsung lebih seru, dimana timnas Indonesia berhasil menambah gol melalui tendangan cukup bagus dari Muhammad Raffi. Saat itu Rafi dengan instingnya mampu melakukan tendangan mendatar keras yang dilakukan beberapa meter dari luar kotak pinalti. Tendangan keras mendatar itu gagal diantisipasi oleh kiper Brunei,  Gol kedudukan berubah menjadi 2-0.

Ketinggalan dua gol membuat dan penampilan Indonesia yang tidak optimal membuat Brunai mulai berani melakukan serangan balik cepat. Hasilnya menit ke 82 Brunai berhasil mendapatkan tendangan pinalti setelah pemain depannya dilanggar kiper Indonesia Muhammad Riyandi yang juga mendapat kartu kuning akibat pelanggaran tersebut. Sebenarnya Riyandi mampu menepis tendangan pinalti tersebut, tapi sayang, wasit menilai Riyandi bergerak terlebih dahulu sebelum bola ditendang, hingga kembali Riyandi memperoleh kartu kuning yang artinya kartu merah.

Pada saat genting tersebut Dimas Drajad didapuk untuk menggantikan Riyandi sebagai kiper, karena Indonesia sudah kehabisan kesempatan mengganti pemain. Namun tak dinyana, justru Dimas Drajad menjadi pahlawan timnas setelah tendangan pinalti berhasil dia patahkan hingga Indonesia akhirnya tetap unggul 2-1 atas Brunei.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here